Manfaatkan Corong Minyak Jadi Stetoskop
Siswa sedang mencoba menggunakan stetoskop buatannya untuk mengukur detak jantung temannya.
Media pembelajaran tersebut berbahan 1 corong minyak ukuran sedang, 30 cm selang air ukuran 6 mm, 30 cm selang air ukuran 5 mm, 1 selotip bening, gunting, dan lem perekat.
Cara merangkainya, potong selang 6 mm masing-masing berukuran 10 cm (2 selang). Selang pertama dilubangi 6 mm pada bagian tengah. Pada selang kedua, tambahkan lem secara merata pada ujung selang. Masukkan selang pertama sehingga berbentuk huruf T. Hubungkan selang 6 mm dengan corong minyak dan diselotip dengan perekat hingga kuat (pastikan tidak ada kebocoran). Selanjutnya, hubungkan dengan selang 5 mm dan pastikan tertutup dengan rapat hinggga hampa udara. Stetoskop sudah bisa digunakan.
”Dengan menggunakan metode pembelajaran yang efektif, penggunaan alat peraga yang mudah dijangkau dan relevan bisa membantu meningkatkan pemahaman siswa,” jelas Ridwan. Dia menambahkan, merakit stetoskop bersama lebih memotivasi kreativitas siswa. Mereka pun bisa memperoleh penjelasan tentang bahan ramah lingkungan dan inovatif dalam bereksperimen.
”Kami dapat memahami perbandingan kontraksi dan relaksasi jantung dengan bereksperimen tentang tekanan sistol dan diastole. Masing-masing secara bergantian menghitung detak jantung teman yang sedang santai dan membandingkan jumlah detak jantung setelah beraktivitas dengan hitungan normal rata-rata 72 kali per menit,” kata Nazalia Asrita, salah seorang siswa.
Dia menuturkan, eksperimen ini dapat membangun kerja sama tim secara pembelajaran yang komparatif. Dengan begitu, siswa bisa menemukan hasil eksperimen sendiri dan memahami materi. (Tkm)
No comments:
Post a Comment
Apapun tanggapan anda silahkan tinggalkan pesan, kritik dan saran